Studi Kestabilan Terowongan Menggunakan Metode Numerik Berdasarkan Data Pemantauan Di Lokasi Tambang Emas Bawah Tanah

Authors

  • Micky Kololu Program Studi Teknik Geologi Universitas Pattimura
  • Marcia V Rikumahu Program Studi Teknik Perminyakan Universitas Pattimura
  • Resti Limehuwey Program Studi Teknik Geofisika Universitas Pattimura

DOI:

https://doi.org/10.55334/sostek.v2i1.59

Keywords:

Monitoring, Perpindahan, Metode Elemen, stope

Abstract

Pemantauan perpindahan yang terjadi pada kegiatan penggalian dilakukan secara berkala atau periodik waktu tertentu agar memperoleh data dengan riwayat yang baik, dan dapat memberikan informasi yang dapat digunakan untuk memvalidasi keberlanjutan kegiatan penggalian. Pemantauan perpindahan dilakukan untuk mengetahui informasi tentang besar, arah dan kecepatan  perpindahan sehingga dapat memprediksi suatu lubang bukaan berada dalam kondisi aman atau tidak aman. Nilai-nilai besar dan arah perpindahan serta kecepatan perpindahan dari hasil monitoring nantinya dapat dijadikan referensi untuk pembukaan stope selanjutnya. Monitoring yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan alat total station reflektorless pada stope yang aktif. Pengukuran deformasi menggunakan total station reflektorless merupakan salah satu metode yang sedang dikembangkan untuk memudahkan kegiatan monitoring terowongan tambang bawah tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati besar, arah dan kecepatan perpindahan pada area sill drift aktif. Hasil perpindahan yang diperoleh dari pengukuran kemudian di bandingkan dengan hasil yang diperoleh dari Permodelan numerik menggunakan metode elemen hingga. Rasio tegangan In Situ (K) yang digunakan dalam model adalah K = 1,2. Hasil analisis kecepatan perpindahan yang terjadi pada setiap titik pengamatan memiliki nilai kecepatan perpindahan < 1 mm/hari. Berdasarkan kriteria yang diberikan oleh Zhenxiang dan PTFI, nilai kecepatan perpindahan yang terjadi dikategorikan berada dalam kondisi stabil dan relatif stabil.

References

Cording J. Edward, Mahar W. James, dan Brierley S. Gray., Observations for Shallow Chamber in Rock. Proceedings of The International Symposium Field Measurements in Rock Mechanics. Volume II. Zurich, 4-6 April 1977. AA. Balkema, Rotterdam, halaman 485-508 (1979).

Hakim, Romla Noor.2014.Studi Kestabilan Stope Menggunakan Data Monitoring dengan Total Station.Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Hoek, E dan Brown, E.T, Practical estimates of rock mass strength, Int. Journal of Rock Mechanics and Mining Sciences, 34(8), pp. 1165-1186 (1997).

Hoek, E., Kaiser, P.K. dan Bawden, W. F.Support of Underground Excavation in Hard Rock. Funding by Mining Research Directorate and Universities Research Incentive Fund.

Putra, Bayurohman P.2015.Prediksi Zona Plastik Menggunakan Metode Finite Element pada Terowongan Decline Cikoneng PT. Cibaliung Sumberdaya.Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Rai, M.A., Kramadibrata, S., dan Watimena, R.K. 2011. Mekanika Batuan. Bandung:Institut Teknologi Bandung.

Zhenxiang, X. A., Tunnel Design Method Using Field Measurement Data. Proceeedings of ISRM Symposium Design and Performance of Underground Excavation. Cambridge UK, 3-6 September, 1984. British Geotechnical Society, London. Halaman 221-229.

Downloads

Published

22-03-2023

How to Cite

Kololu, M., Rikumahu, M. V., & Limehuwey, R. (2023). Studi Kestabilan Terowongan Menggunakan Metode Numerik Berdasarkan Data Pemantauan Di Lokasi Tambang Emas Bawah Tanah. Jurnal Sosial Dan Teknologi Terapan AMATA, 2(1), 21–27. https://doi.org/10.55334/sostek.v2i1.59

Issue

Section

Articles