Distribusi Logam Berat Di Wilayah Pesisir Pantai Palanro Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan

Authors

  • Gina Audina P Alhabsyi Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Pejuang Republik Indonesia
  • Kifayatul Khair Masyhuda Zulkifli Departemen Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.55334/jtam.v4i2.178

Keywords:

Pantai Palanro, Logam Berat, ICP-MS, Nilai Ambang Batas

Abstract

Pantai Palanro merupakan lokasi wisata, nelayan dan pemukiman. Tak jauh dari lokasi tersebut terdapat pelabuhan kapal, nelayan dan pemukiman. Letak lokasi pantai ini sangat erat dengan aktifitas manusia yang kesehariannya juga memproduksi sampah, pantai ini sangat rentan dengan unsur logam yang tertransportasi oleh gelombang dan terendapkan pada sedimen pantai. Penelitian ini bertujuan mengetahui aspek geokimia lingkungan terhadap karakteristik logam berat dan menentukan pola sebaran logam berat yang kaitannya dengan pencemaran logam berat pada wilayah pesisir pantai. Menggunakan metode pemetaan geologi yang dikompilasi dengan peta geologi regional, deskripsi petrografi pada singkapan batuan, analisis sedimentologi dari hasil pengambilan sampel melalui parit atau sumur uji. Kelengkapan metode laboratorium menggunakan ICP-MS, analisis ukuran butir dan penggambaran dengan software Arc.Gis v.10. Hasil penelitian menujukkan bahwa pesisir pantai didominasi komponen mineral penyusun silika dan ortoklas dengan karakteristik unsur logam  As dan unsur Cd rendah dibandingkan daerah hilir (muara sungai Palungenggellange) dominan disusun oleh komponen mineral silika, serta mengandung unsur Ni dan unsur Zn. Daerah pesisir Pantai Palanro sampai ke muara sungai (stasiun 1–7) merupakan lingkungan terbuka dan memiliki arus yang dinamis, morfologi dan topografi relatif landai, proses sedimentasi serta kondisi iklim yang tidak kondusif sehingga pengayaan mineral dan logam berat lambat. Konsentrasi reatif sama pada As, Cd, Cu, Ni, Pb, Zn dibagian selatan, sedangkan Zn berfluktuasi tinggi pada semua stasiun, unsur Ni memperlihatkan nilai maksimum melebihi dari acuan ambang batas menurut ERM, 1995 (effects range metals) dibagian selatan hal tersebut diindikasikan unsur Ni bersumber dari hasil pelapukan batuan ultramafik yang tertransportasi melalui arus sungai dan terendapkan pada endapan sedimen pantai di daerah Pantai Palanro.

References

Arakel dan Hongjun,1992, Heavy metal geochemistry and dispersion pattern in coastal sediments, soil, and water of Kedron Brook floodplain area, Brisbane, Australia, Environmental Geology and Water Sciences,Springer.

Benamar El’amine Mohammad, 1999, Assessment of the state of pollution by heavy metals in the surficial sediment of alglers bay, Saad Dahlab University.

Davis, 1991, Coastal Sedimentary Environments,Springer.

ERM/ERL, 1995, Primarily adapted from the ERL/ERM (effects-range median) values (for metals) of long et al, Australia.

Jaya A,Nishikawa O,Hayasaka Y,2017, LA-ICP-MS Zirkon U-Pb and Muscovite K-Ar Ages of Basement Rocks from The South Arm of Sulawesi,Indonesia, Lithos.p.96-110.

Koddeng Baharuddin, 2011, Zonasi Kawasan Pesisir Pantai Makassar Berbasis Mitigasi Bencana (Studi Kasus Pantai Barombong-Celebes Convention Centre). Teknik Arsitektur Program Studi Pengembangan Wilayah Kota, Universitas Hasanuddin, Makassar.

Liaghati, T., Preda, M. and Cox, M, 2003, Heavy Metal Distribution and Controlling Factors within Coastal Plain Sediments, Bells Creek Catchments, Southeast Queensland, Australia. Environment International, 29,935-948. http://dx.doi.org/10. 1016/S0160 4120(03) 00060-6

Nindyapuspa & Ni’am Chusnun Achmad, 2017, Distribusi Logam Berat Timbal Di Perairan Laut Kawasan Pesisir Gresik, Institut Teknologi Adhi Tama, Surabaya.

Sander Samuel Erari dkk, 2011, Pelestarian Hutan Mangrove Solusi Pencegahan Pencemaran Logam Berat di Perairan Indonesia, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Sukamto Rab, 1982, Peta Geologi Lembar Pangkajene dan Bagian Barat Watampone, PPPG, Bandung.

Valdes, J., Sifeddine, A., Lallier-Verges, E., Ortlieb, L., 2004,Petrographic and geochemical study of organic matter in surficial laminated sediments from an upwelling system (Mejillones del Sur Bay, Northern Chile). Organic geochemistry.

Downloads

Published

2023-12-27

How to Cite

Alhabsyi, G. A. P., & Zulkifli, K. K. M. (2023). Distribusi Logam Berat Di Wilayah Pesisir Pantai Palanro Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Teknik AMATA, 4(2), 48–53. https://doi.org/10.55334/jtam.v4i2.178

Issue

Section

Articles